Sunday, May 17, 2009

Televisi: Sejarah Singkat dan Tinjauan (Bagian 2)

Akhir dari Spinning Disks

Televisi elektronik, yang menggunakan tabung sinar katoda (cathode ray tubes == CRT) sebagai receivers dan transmitters, dikembangkan secara simultan dan independen di Amerika Serikat pada awal tahun 1920 oleh Vladimir K. Zworykin dan Philo T. Farnsworth. Mereka membangun pada tabung yang dikembangkan pada 1897 oleh Karl Ferdinand Braun di Jerman.

Siaran televisi regular pertama bagi masyarakat dimulai tahun 1936. Di London, Inggris, mereka menggunakan 405 horisontal scanning lines. Perancis mengadopsi sistem elektronik 455-line tahun itu. Juga, Olimpiade Berlin dengan 441 line, yang dipantau di ruang khusus oleh masyarakat Berlin dan Leipzig. Di Amerika Serikat, pertunjukan televisi public pertama World's Fair 1939 di New York, menggunakan sistem 340-line. Dua tahun kemudian, pada 1941, komite teknik industri mengadopsi standar untuk sistem 525 line berdasarkan spesifikasi yang dikembangkan oleh the Radio Corporation of America (RCA). Pada saat itu terdapat sekitar 7.000 set televisi di AS, kebanyakan dari mereka di New York. Namun, selama Perang Dunia Kedua, siaran televisi dikurangi dari 15 jam seminggu menjadi hanya 4 jam.

Sistem diresmikan oleh Komisi Komunikasi Federal (Federal Communications Commision == FCC) di Amerika Serikat dan dikenal sebagai NTSC (National Television System Committee). Tapi, setelah Perang Dunia II penyiaran regular sebenarnya dimulai, dan setelah 1945, televisi berkembang pesat di seluruh dunia, sebagian besar dari Eropa memilih sistem 625-line yang bertentangan dengan standar US 525-lines.

Ketika masa damai kegiatan dilanjutkan, maniak televisi bergerak cepat melintas benua, di kedua sisi perbatasan. Kolomnis etiket di koran lokal mendesak konsumen untuk membeli set ruang makan untuk mencegah keluarga makan di ruang keluarga. Pemilik set Non-televisi menonton beberapa jam seminggu di rumah orang lain. Ahli mata menawarkan kacamata khusus untuk menonton TV agar mencegah "telestrain" dan pemirsa disarankan untuk mengalihkan pandangan mereka ketika melihat dalam jangka waktu yang lama. Dalam jajak pendapat harian, dua pertiga orang berkata mereka kurang membaca, dan dua pertiganya juga kurang saling berkunjung. Pembaca majalah turun 25%, dan langganan bar lokal telah berkurang dengan jumlah yang sama
Warna


Atas keberatan dari banyak pihak industri televisi AS, FCC Pada 1950 menyetujui sistem televisi berwarna yang bertentangan dengan jutaan televisi hitam-putih yang digunakan di masyarakat. Sistem itu sudah dikembangkan oleh Columbia Broadcasting System (CBS). Pada akhirnya, Komisi sistem televisi nasional (NTSC == ational television system committee) untuk kedua kalinya berkumpul untuk mengembangkan sistem yang kompatibel dengan sistem warna.

Sistem berwarna NTSC 525 line mendapat persetujuan dari FCC pada 1953, hal itu terjadi sepuluh tahun sebelum masyarakat merespon dan pembelian televisi berwarna mencapai angka yang signifikan. Di Eropa, dua sistem warna 625 line diperkenalkan (PAL dan SECAM.)

Source:
http://www.rcc.ryerson.ca/rta/tvtech/the_book/chapter02/main.html

No comments:

Post a Comment